Testimoni Peserta : Kinerja BPJS Ketenagakerjaan Karimunjawa Cepat dan Tanggap

FOTO : HARI PELANGGAN NASIONAL 2019 - Deputy Direktur Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jatim, Dodo Suharto (duduk) didampingi Kakacab Surabaya Karimunjawa, Suharto turun langsung menyapa dan melayani peserta dengan ramah. (Ist) 

SURABAYA|BIDIK NEWS – Tidak seperti hari biasanya, suasana dihalaman kantor BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Karimunjawa tampak ramai dan meriah. Para tamu atau peserta disuguhi aneka minuman, jajanan pasar dan makanan. Selain itu ada atraksi Reog Ponorogo, musik elekton hingga tes kesehatan gratis.

Itu semua untuk memanjakan peserta dalam menyambut Hari Pelanggan Nasional (Hapelnas) 2019. Dimana seluruh karyawan, termasuk Deputy Direktur Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jatim Dodo Suharto dan Kakacab Surabaya Karimunjawa Suharto hingga seluruh karyawan turun langsung melayani dan menyapa peserta yang datang dengan mengenakan busana khas daerah Ponorogo.

Dalam momen Hapelnas ini, BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Karimunjawa juga memberikan santunan hingga miliaran rupiah kepada 3 ahli waris peserta mereka yang meninggal dunia karena kecelakaan kerja.

Suharto mengatakan, peringatan Hapelnas ini merupakan pengingat bagi jajarannya, tentang posisi mereka sebagai pelayan. “Kita bisa menjadi seperti ini, bisa kuat dan bertahan, berkat loyalitas para peserta. Karena itu kita harus maksimal melayani mereka. Pelanggan adalah aset berharga bagi kami,” ujarnya, Rabu (4/9/2019).

Sementara, santunan untuk ahli waris pekerja yang meninggal dunia akibat kecelakaan kerja itu, diberikan kepada ahli waris Sunarto dan Iskandar masing-masing sebesar Rp 447 juta dan Rp 750 juta. Keduanya karyawan PT HM Sampoerna yang bertugas di Serang dan Binjai Sumatera Utara.

Juga diberikan santunan sebesar Rp 203 juta untuk ahli waris karyawan Bank Jatim, Almarhum Fachruddin. “Semuanya kami layani dengan baik, kami bantu prosesnya hingga haknya bisa diterima oleh ahli waris,” ujarnya.

Diakui, jumlah kunjungan peserta yang datang ke kantornya setiap hari cenderung terus meningkat. Saat ini saja, rata-rata perhari ada sekitar 100 orang yang datang untuk mengurus berbagai keperluan, mulai dari pengambilan jaminan hari tua, laporan perubahan data dan sebagainya.

Untuk mempercepat pelayanan, pihaknya sudah bekerjasama dengan Bank BTN yang ada di dekat kantor BPJS Ketenagakerjaan Karimunjawa agar bisa ikut melayani pengunjung. “Kalau jumlah antrean di kantor kami sudah mencapai 55 orang, pengunjung berikutnya langsung kami arahkan ke Bank BTN. Agar peserta tak perlu berlama-lama mengantri,” kata Suharto.

Pernyataan Suharto langsung diamini dari peserta perusahaan, Mgr logistik HRD GA Surabaya, David Hardjo, SH, MH, MKn. David mengaku puas dan senang bekerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Karimunjawa. 

“Pelayanannya dan proses klaim santunannya cepat. Ada karyawan kami yang meninggal karena kecelakaan kerja, malam-malam kami telpon karyawan Karimunjawa, besoknya diproses dan langsung beres. Karena semua berkas-berkas almarhum sudah lengkap,” ujar David.

Lain lagi testimoni dari Managamen PT HM Sampoerna, Effendi yang mengakui kualitas pelayanan BPJS Ketenagakerjaan yang semakin memuaskan. “Ketika karyawan kami di daerah lain terkena musibah. Cabang Karimunjawa langsung berkoordinasi dengan cabang di Binjai dan Serang, untuk pengurusannya, sehingga santunan bisa segera terselesaikan,” ujarnya.

Berbekal kenyataan itulah, pihak managemen semakin percaya diri mengalihkan resiko 30 ribu karyawannya termasuk yang berstatus karyawan asing ke BPJS Ketenagakerjaan. Semuanya diikutkan dalam 4 program, yakni Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pensiun (JP). Kecuali pekerja asing yang hanya didaftarkan pada 3 program. (hari)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*