Wujud Tanggung Jawab Sosial Lingkungan Lewat Momen Idul Adha 1440 H

BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Jatim

Deputi Direktur Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jatim, Dodo Suharto (kanan) menyerahkan daging kurban yang dikemas dalam besek bambu kepada para driver gojek. (Foto : hari)

SURABAYA | BIDIK NEWS – Hari Raya Idul Adha 1440H, BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Jatim membagikan 400 paket daging kurban kepada masyarakat sekitar kantor, panti asuhan, agen perisai, driver gojek dan pedagang kaki lima (PKL), Senin (12/8/2019).

Deputi Direktur Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jatim, Dodo Suharto mengatakan, pihaknya menyembelih 4 ekor sapi yang merupakan tanggung jawab sosial lingkungan. Sedangkan 1 ekor sapi merupakan wujud dari kepedulian para karyawan Kanwil BPJS Ketenagakerjaan Jatim terhadap masyarakat sekitar.

“Kami berharap program tanggung jawab sosial lingkungan lewat momen Idul Adha ini dapat bermanfaat bagi orang banyak. Insya Allah ibadah kurban ini diterima Allah SWT serta lebih meningkatkan ketaqwaan,” tegas Dodo.

Melalui kegiatan berbagi ini, lanjut Dodo, dapat menjadi ajang sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan tentang manfaat dan program. Sekaligus dapat meningkatkan brand awareness BPJS Ketenagakerjaan di masyarakat.

Sementara untuk kepesertaan, pencapaian kinerja Kanwil Jatim hingga Juli 2019 untuk badan usaha aktif 77 ribu dan tenaga kerja aktif 2,9 juta. Sektor Penerima Upah (PU) 1,92 juta dan sektor Bukan Penerima Upah (BPU) 195 ribu. Sementara Pekerja Migran Indonesia (PMI) sebanyak 93 ribu dan sektor Jasa Konstruksi (Jakon) 685 ribu.

Dodo Suharto menyerahkan daging kurban yang dikemas dalam besek bambu kepada warga sekitar kantor (Foto : hari)

Untuk pembayaran klaim hingga Juli 2019 total sebesar Rp 1,75 triliun (175.673 kasus). Rinciannya, klaim Jaminan Hari Tua (JHT) Rp 1,55 triliun (135.192 kasus), Jaminan Kematian (JKM) Rp 68, 5 miliar (2.492 kasus), Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) Rp 120,1 miliar (16.671 kasus) dan Jaminan Pensiun (JP) Rp 13,8 miliar (21.318 kasus).

Dodo menghimbau kepada seluruh pengusaha dan pekerja, baik PU, BPU, pekerja Jakon, Non Aparatur Sipil Negara (ASN) serta PMI untuk memproteksi diri dengan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

“Ini merupakan bukti nyata negara hadir untuk memberikan kepastian perlindungan atas risiko sosial dan ekonomi bagi seluruh rakyat Indonesia,” pungkas Dodo. (hari)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*