Hotel Bintang 4 ini Dapat Genjot Wisatawan dan  Lapangan Kerja

FOTO : Hotel berbintang Labersa jadi daya tarik wisatawan dengan total investasi Rp 350 miliar. Direncanakan rampung November 2019. (Foto : hari)

SUMATRA BARAT | BIDIK NEWS – Dalam kunjungan kerjanya ke destinasi pariwisata Danau Toba di hari kedua. Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya meninjau pembangunan Hotel Labersa, hotel bintang 4 pertama di Balige, Toba Samosir Jumat (19/7/2019).

Dalam kunjungannya, Arief Yahya didampingi Dadang R. Ratman Deputi Pengembangan Destinasi, Hiramsyah S. Thaib Ketua Tim Percepatan Pembangunan 10 Destinasi Pariwisata Prioritas, Arie Prasetyo Dirut Badan Pelaksana Otorita Danau Toba, Don Kardono Staf Khusus Menpar Bidang Komunikasi dan Media

Hotel Labersa dibangun oleh pengusaha St Harangan Wilmar Hutahaean, asli putra daerah yang membangun dan berinvestasi di Balige, kampung halamannya.

“Nama Labersa memiliki arti 8 Bersaudara. Hotel dibangun mengingat amanat dan petuah dari para tetua orang tua Batak. Istilah ‘Ingot Bona Ni Pinasam’ yang artinya Ingat Kampung Halamanmu memiliki nilai filosofi yang tinggi,” kata Wilmar.

Hotel mewah bintang 4 ini dibangun diatas luas lahan ± 6 Ha dengan pemandangan langsung ke Danau Toba dengan menyuguhkan keindahan panorama yang memikat. Tersedia kapasitas hingga 120 kamar dilengkapi water park dan theme park.

Wilmar mengatakan, total investasi pembangunan untuk hotel, waterpark dan themepark membutuhkan dana Rp 530 miliar. Saat ini progres pembangunan keseluruhan telah mencapai ‘58%.

“Pembangunan hotel rencananya rampung akhir November 2019. Dan pada Agustus nanti sudah akan mulai melakukan penerimaan pegawai. Yang diutamakan adalah pekerja dari masyarakat sekitar Danau Toba,” tegasnya.

Pembangunan Hotel Labersa dilakukan oleh salah satu BUMN yaitu PT. Pembangunan Perumahan (PP), yang dibangun berdasarkan sertifikat/Surat Izin Mendirikan Bangunan (IMB) Hotel dan Konstruksi Permanen Nomor 503/075/IMB/DPMPTSP/2019, juga surat IMB Water Park Nomor 503/016/IMB/BDMPTSP/2019.

Arief Yahya sangat antusias menanti penyelesaian pembangunan hotel dan berencana melakukan peresmian bersama Luhut B. Pandjaitan. “Diharapkan pada November 2019 nanti pembangunan hotel sudah rampung dan saya bisa hadir kembali disini,” ujar Arief.

Sementara itu, Hiramsyah S. Thaib menambahkan, Kemenpar sangat mendukung pembangunan hotel berbintang 4 ini guna menunjang amenitas pariwisata di salah satu destinasi super prioritas.

“Dengan adanya hotel bintang 4 ini diharapkan dapat menggenjot pengembangan pariwisata prioritas dan khususnya bisa membantu membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitar,” pungkasnya. (hari)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*