Ini merupakan inisisasi dari Ketua penyelenggara kongres Diaspora Indonesia-5, Iwan Sunito dalam merealisasikan “Connecting The Dots”. (Foto : Ist)

JAKARTA | BIDIK NEWS – Kongres Diaspora Indonesia ke-5 bertajuk “The Fifth Congress of Indonesian Diaspora” (CID-5) akan dihelat di Jakarta selama 3 hari, Sabtu-Senin (10-13/8/2019) di The Kasablanka Hall, Kota Kasablanka.

CID-5 yang bertema “Empowering Indonesia’s Human Capital” ini akan mempertemukan Diaspora Indonesia untuk berdiskusi isu dan tantangan pembangunan sumber daya manusia (SDM) dari berbagai sektor, baik itu dari sisi ekonomi, politik, sosial dan budaya. Dimana tujuan akhir dari konferensi ini akan fokus pada penguatan peran Diaspora Indonesia dalam peningkatan kualitas SDM.

Ketua Penyelenggara CID-5, Iwan Sunito sangat menginisiasi untuk diadakannya sebuah sesi khusus yang bisa mempertemukan perwakilan usaha negara-negara sahabat dengan semua elemen stake holders dalam negeri. 

“Kami berusaha menginisiasi kegiatan yang mampu menjadi inkubator bagi semua stakeholders lokal dan luar negeri untuk bisa bertemu dan berkomunikasi dalam sebuah forum non-informal,” ungkap Iwan, Senin (15/7/2019).

Sesi khusus ini, lanjut Iwan, akan membuka peluang kerja sama usaha dari semua perwakilan negara yang ikut berpartisipasi dalam penyelenggaraan Kongres Diaspora Indonesia tahun ini.

“Adapun perwakilan negara sahabat yang kami harapkan ikut berpartisipasi dalam sesi khusus adalah Australia, Amerika Serikat, Jepang, Timur Tengah dan Tiongkok. Kami sebelumnya telah berkomunikasi secara intens dengan kedutaan-kedutaan besar terkait untuk membantu memfasilitasi sesi networking ini,” kata Iwan lagi.

Sesi ini hanya berlangsung 1 hari saja, yaitu pada 10 Agustus 2019 dan akan dimulai setelah acara pembukaan serta terbuka bagi semua pengunjung

“Diharapkan sesi khusus ini bisa menjadi sebuah wadah terciptanya berbagai bentuk kerja sama bilateral baru yang akan saling menguntungkan semua pihak terkait.

“Tentu saja hal ini wujud pengejahwatan dari salah satu fungsi utama Diaspora, yaitu Connecting The Dots” jelas Iwan.

Konferensi ini diharapkan selalu menjadi pertemuan terbesar bagi Diaspora Indonesia berkumpul di tanah air dengan target perkiraan sebanyak 5.000 partisipan dari dalam maupun luar negeri.

“Dan harapan terakhir saya adalah, dengan digelarnya konferensi dua tahunan ini, akan menjadi semacam kawah Candradimuka yang mampu melahirkan SDM Indonesia terbaik yang bisa berkontribusi langsung terhadap pembangunan bangsa ini seutuhnya” tutup Iwan. (hari)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here