Dua Delegasi ITN Malang Boyong Juara Satu dan Dua di LKTB UK . Petra Surabaya

FOTO : Team The Enginer dan Team BTS foto bersama piala di ruang Humas ITN Malang. ( Doi Nuri)

MALANG I BIDIK.NEWS – Institut Teknologi Nasional (ITN) sukses mengirimkan dua team nya dari Fakultas Teknik jurusan Teknik Sipil, dan berhasil menyabet juara 1 dan 2 pada ajang Lomba Kuat Tekan Beton (LKTB) di Universitas Kristen Petra Surabaya, pada 10 hingga 12 Mei 2019.

Lomba Kuat Tekan Beton 2019 berskala nasional kembali hadir untuk memberi pengalaman dan wawasan global baru tentang pembuatan beton bagi mahasiswa Teknik Sipil seluruh Indonesia.

“Kami tidak percaya bisa jadi juara, apalagi semua tim yang berangkat semuanya masuk dalam tiga terbaik,” ungkap Dian Roby Sugara saat sesi wawancara di ruang Humas ITN 1 Malang pada, Selasa (14/5) siang.

Tahun ini Lomba Kuat Tekan Beton mengusung tema ” Counterbalance The Admixtures, Bring Your Ultimate Concrete” menantang seluruh mahasiswa Teknik Sipil di seluruh Indonesia untuk bertanding membuat inovasi bagi pembuatan beton yang efisien, ramah lingkungan, dan berkualitas tinggi.

Berangkat dengan dua tim, ITN meraih double gelar. Team The Enginer di koordinatori Reyhard Bayu Prananda Ghinu (Teknik Sipil semester 8) dengan dua anggotanya yakni I Komang Azi Sunaryo (Teknik Sipil semester 4) dan
Wahyu Bangkit Pangestu Aji (Teknik Sipil semester 4) meraih gelar juara satu.

Sementara itu, juara 2 Team BTS dari ITN 1 Malang yaitu, koordinator tim Dian Roby Sugara (Teknik Sipil semester 6) dengan dua anggotanya
Felix Christovel Sambaiang (Teknik Sipil semester 4) dan Riski Kurniawan (Teknik Sipil semester 2).

Mendatang, Reyhard berharap gelar juara tahun ini mampu dilanjutkan oleh adik-adik tingkatnya pada tahun depan. Menurutnya, kompetisi yang berhasil mereka menangkan, selain mampu memperingan biaya kuliah sebab ada beasiswa bebas SPP, juga mampu meningkatkan kompetensi kejuruan yang mereka ambil, yakni Teknik Sipil.

“Semoga tahun depan, siapapun yang mewakili ITN bisa kembali membawa gelar terbaik, selain keuntungannya ada beasiswa, yang pasti kompetensi keahlian di jurusan juga semakin berbobot,” tandasnya. (Doi)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*