Disnakertran Tindaklanjuti Penyekapan TKW Jember di Arab Saudi

Kadisnakertrans Jember

JEMBER | BIDIKNEWS – Kepala Dinas Tenaga kerja dan Transmigrasi Kabupaten Jember, Bambang Edi Santoso, Rabu (08/05/2019), langsung merespon laporan pengaduan terkait TKW Jember yang diduga disekap majikannya di Arab Saudi.

Bambang merespon positif saat awak media menanyakan adanya informasi dugaan terjadinya penyekapan seorang TKW asal Jember. Setelah mendapat informasi dan data-datanya, Bambang langsung berkoordinasi dengan beberapa pihak dalam upaya menindak lanjuti dari informasi yang diterima.

Mencuatnya persoalan TKW disekap ini berawal dari cuitan di Medsos, dari Medsos tersebut pihak keluarga dari TKW yang kemudian di ketahui asal Semboro Kecamatan Semboro Kabupaten Jember ini mengaku kalau TKW yang di Maksud adala keluarganya yang sudah sekian tahun tak pulang- pulang,ujar Mujiono.

Kepada Media, Mujiono, kakak korban menuturkan bahwa dirinya mengetahui kondisi saudaranya¬† yang punya nama lengkap Siti Anipah Binti Ramin ini dari media sosial.”

Saat Mujiono mengecek Ketika saya check data-fata TKW tersebut, ternyata itu adik saya yang sudah sekian tahun tidak ada kabar beritanya dimana menurut imformasi sedang disekap oleh majikanya dan persoalan ini sudah saya laporkan ke KBRI yang menyarankan kami melapor ke Disnaker setempat. ”Dari kabar melalui media, kami berharap ada perhatian dari Pemerintah setempat bagaimana adik kami ini bisa segera pulang ke Indonesia.”

Merespon itu semua,Bambang menegaskan pihaknya tetap akan menindaklanjuti, meski kasus itu baru sebatas laporan. ”Namun kami tetap merespon setiap aduan masyarakat, termasuk TKW asal Semboro ini,” katanya.

Lebih jauh Bambang mengatakan, dari data sementara yang diterima, TKW ini seorang perempuan atas nama Siti Amipah Binti Ramin yang bekerja di Arab Saudi selama lebih kurang 13 tahun. Keluarganya berharap kepada pemerintah agar yang bersangkutan segera bisa pulang.

“Kami sudah komunikasi dengan BP3TKI dan kita akan tindaklanjuti dengan menghubungi bidang perlindungan tenaga kerja dengan membuat surat yang nantinya aka dikirim ke BNP2 TKI maupun Kementerian pungkasnya”. (monas)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*