BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Darmo Edukasi Paguyuban Bunda PAUD

Camat Karangpilang Eko Budi susilo (3 kiri) dan Ferry Yanthi Agustina Burhan (kanan) saat penyerahan santunan jaminan kematian Rp 24 juta kepada anggota Kel. Siaga Warugunung. (Foto : hari)

SURABAYA | BIDIKNEWS – BPJS Ketenagakerjaan Cabang Surabaya Darmo melakukan edukasi dan sosialisasi program BPJS Ketenagakerjaan kepada Paguyuban Bunda PAUD se-Kec. Karangpilang, Surabaya. 

Hadir Camat Karangpilang Eko Budi susilo, SH, Ketua Paguyuban Bunda PAUD se Kec. Karangpilang Widyawati dan Ferry Yanthi Agustina Burhan (Ferina) yang mewakili Pejabat Pengganti Sementara (pps) Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Surabaya Darmo, serta ratusan undangan yang hadir.

Sosialisasi yang bertujuan meningkatkan image positif BPJS Ketenagakerjaan kepada seluruh lapisan masyarakat ini digelar di balai RW/PPT Harapan Bunda Kedurus  Karangpilang, Kamis (2/5/2019).

Ferina menjelaskan, ada 4 program yang dikelola BPJS Ketenagakerjaan, yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kematian (JKM) dan Jaminan Pensiun (JP). 

“Ini merupakan kegiatan positif dalam memberikan wawasan kepada masyarakat, khusunya para guru tenaga pendidik PAUD ini perlu mendapatkan perlindungan dari BPJS Ketenagakerjaan. Karena aktivitas mereka yang sangat padat, sehingga kemungkinan risiko mengalami kecelakaan kerja, baik di tempat kerja maupun di perjalanan sangat mungkin terjadi. 

“Apabila meninggal dunia bukan karena kecelakaan kerja, maka ahli waris akan mendapatkan santunan sebesar Rp 24 juta,” kata Ferina.

Sementara Widyawati menambahkan, saat ini total bunda PAUD se Kec. Karangpilang sebanyak 138 orang. Mereka tersebar di 4 Kelurahan se Kec. Karangpilang, yakni Kel. Kedurus, Kel. Kebraon, Kel. Karangpilang dan Kel. Warugunung.

“Memang belum semuanya terdaftar, namun dengan adanya sosialisasi langsung dari BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Darmo hari ini, Insya Allah semua bunda PAUD se Kec. Karangpilang akan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan,” ungkap Widyawati.

Apalagi, lanjutnya, semua undangan yang hadir melihat sendiri penyerahan santunan kematian sebesar Rp 24 juta kepada ahli waris. “Itu merupakan bukti bahwa besar sekali manfaatnya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan,” pungkasnya. (hari)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*